Memberikan sebuah untaian rayuan kepada sang gebetan contohnya Kata kata, Puisi, Pantun, Ucapan, Teka teki, Contoh, Wisata, Keuangan, Travel, Kesehatan, Otomotif, Tekhnologi dan banyak lainnya

Rumah Anda Ingin Dikontrakkan? Begini Tipsnya Supaya Cepat Laku

Rumah dikontrakkan saat ini menjadi buruan bagi banyak orang. Seolah, dalam setiap harinya ada saja orang yang mencari rumah kontrakan. Karena hal inilah, banyak juga orang yang bergerak di bidang properti seperti kontrakan rumah, sebab hasilnya memang menguntungkan.

Rumah Anda Ingin Dikontrakkan? Begini Tipsnya Supaya Cepat Laku

Begitu pula dengan Anda yang ingin mengontrakkan rumah untuk penghasilan tambahan. Namun, sebelum itu Anda juga harus tahu dulu lho, bagaimana tips supaya rumah dikontrakkan cepat laku dan banyak peminatnya. Tentu Anda mengontrakkan rumah supaya cepat terpakai dan mendapat uang sewa, bukan?

Yuk, coba ikuti tips di bawah ini supaya rumah yang Anda kontrakkan segera mendapat banyak respon dari pencari rumah kontrakan. Simak sampai selesai, ya!

Coba Cek Dulu Harga di Pasaran
Jangan sampai ya, Anda mengontrakkan rumah dengan membandrol harga sembarangan tanpa survei pasar dulu. Kalau begini, kemungkinan Anda bisa memasang harga terlalu mahal atau justru terlalu murah. Langkah pertama supaya rumah kontrakan Anda cepat laku adalah dengan mengecek harga di pasaran terlebih dahulu.

Coba Anda cari rumah dikontrakkan dengan tipe, ukuran, bahkan fasilitas yang sama dengan rumah Anda tersebut. Lalu, cari tahu berapa harga atau sewa kontraknya. Jika bisa, tanyakan berapa harga dealnya ya, bukan harga penawaran karena belum tentu itu sudah merupakan harga negosiasi.

Misalnya saja, untuk rumah dengan ukuran 45/150 harga kontraknya adalah 12 juta rupiah per tahun. Maka, tak ada salahnya jika Anda menurunkan sedikit harga penawarannya kepada calon pengontrak. Itu akan membuat rumah kontrakan Anda cepat laku.

Jika tidak ada rumah kontrakan yang bisa dijadikan pembanding, maka Anda bisa menghitung harga sewa kontrakan dengan menerapkan rumus 5% dari harga rumah. Jadi, misalkan rumah Anda mencapai 200 juta rupiah, maka harga kontraknya menjadi 5% dikali 200 juta. Hasilnya adalah 10 juta rupiah per tahunnya. Mudah, bukan?

Cek Lagi Kondisi Rumah
Para pencari rumah dikontrakkan zaman sekarang sudah sangat selektif, lho. Jadi, Anda juga tentu tidak boleh menawarkan rumah yang apa adanya saja. Maksud dari apa adanya di sini adalah mengenai kerusakan yang ada pada rumah Anda yang akan dikontrakkan itu.

Banyak sekali calon pengontrak yang membatalkan mengambil kontrakan setelah melihat langsung kondisi rumah tersebut. Misalnya saja ada kerusakan seperti genting yang bocor, pipa mampat, cat terkelupas di sana-sini, aliran air tidak lancar, dan sebagainya.

Mungkin kerusakan itu terjadi karena memang rumah telah lama tidak ditempati, atau justru pengontrak sebelumnya yang memang tidak bertanggung jawab. Ini adalah PR Anda sebagai pemilik rumah. Tak apa mengeluarkan sedikit anggaran untuk melakukan renovasi kecil-kecilan. Hal ini akan memberi nilai tambah dan membuat rumah Anda cepat laku. Jangan sampai calon pengontrak rumah Anda kabur gara-gara kenyataan rumah tersebut jauh beda dari yang ada di foto, ya.

Pasanglah Iklan
Ibarat orang yang berjualan, Anda tentu harus mengumumkan produk milik Anda supaya produk tersebut laku. Hal ini juga sama untuk diterapkan bagi rumah dikontrakkan. Jika ingin rumah yang Anda kontrakkan cepat laku, maka jangan malas untuk memasang iklan rumah Anda tersebut.

Sekarang, di zaman digital ini, sudah ada banyak platform khusus rumah yang dikontrakkan. Nah, Anda tinggal memostingnya di sana. Bisa juga share rumah Anda ke grup Facebook atau media sosial yang lainnya. Jika ingin iklan yang berbayar pun Anda bisa mengiklankan di koran atau situs digital yang lain. Hal ini akan semakin membuat rumah Anda banyak penawarnya.

Yang perlu Anda lakukan tentu adalah dengan memosting foto rumah Anda. Postinglah foto dengan kualitas yang baik untuk setiap bagian rumahnya. Berikan pula deskripsi yang lengkap tentang rumah tersebut. Misalkan berapa jumlah kamar tidurnya, kamar mandi, dapur, ruang keluarga, lantai berapa, dan fasilitas lain.

Jika perlu, sebutkan juga seperti airnya menggunakan PAM atau sumur, listrik berapa watt, AC, pagar atau kanopi, adakah perabotan yang ditinggal atau tidak, dan sebagainya. Jangan lupa juga untuk memasang harga rumah yang akan dikontrakkan itu. Dengan ini, calon pengontrak sudah mempunyai gambaran yang lengkap tentang rumah dikontrakkan tersebut.

Sehingga, ketika calon pengontrak menelpon Anda, maka mereka tidak perlu menanyakan banyak hal lagi. Paling cuma negosiasi dan janjian untuk survei saja. Pastikan Anda juga mencantumkan nomor Anda yang aktif setiap saat, ya.

Jangan Lupa Memasang Spanduk
Tak hanya gencar beriklan di media online saja, Anda pun tidak boleh melupakan cara konvensional yang satu ini agar rumah kontrakan Anda cepat laku. Anda juga perlu mempertimbangkan orang-orang yang mencari rumah kontrakan namun tidak mainan media online dan media cetak. Maka, memasang spanduk di depan rumah Anda tersebut adalah jalan yang paling efektif.

Lengkapi spanduk tersebut dengan nomor Anda yang aktif, disertai dengan luas bangunan dan luas tanah. Meski zaman sudah berkembang, masih ada lho, orang-orang yang mencari kontrakan dengan berkeliling dan masuk keluar komplek.

Tak jarang mereka bertanya pada kerabat atau teman mengenai rumah kontrakan itu. Jika ada spanduk rumah dikontrakkan di depan rumah Anda, maka hal ini akan sangat membantu sekali dan membuat mereka mengerti bahwa Anda sedang berupaya mengontrakkan rumah.

Nah, itu dia beberapa cara untuk membuat rumah dikontrakkan Anda cepat laku dan banyak yang menawar. Bagaimana, mudah dipraktikkan bukan? Semoga bermanfaat!

Rumah Anda Ingin Dikontrakkan? Begini Tipsnya Supaya Cepat Laku Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown